kita bahkan akan bertekuk lutut dan lumpuh pada sebuah rasa
merendah dan mengemis pada sebuah cinta yang belum pasti menjadi tujuan
sebab itu aku telah sadar, bahwa sebenarnya ini bukan salahmu
bahwa sebenarnya kaupun telah melemahkan hati dan nurani atas sebuah rasa yang disebut cinta
dan oleh karena itu, maaf atas salahku yang melimpahkan semua kotoran padamu
sebab aku yang tak tau apa apa terus saja menggembungkan bully miring terhadapmu
dan atas sebuah rasa, aku yakin ini bukan salahmu
sebab seandainya aku jadi kamu, belum tentu aku akan setegar dan sepasrah dirimu
yang terus menunggu dengan ikhlas bahkan ketika waktu tak menjawab pertanyaan
tentang kapan cerita itu berakhir, atau tentang kapan waktumu pun akan tiba
mungkin salahku yang mengharapkan untuk hatimu berhenti
sebab ku tau seandainya sebuah rasa dapat dihentikan
kaupun takkan memilih jalan ini,
jalan yang bahkan kerikil kecilpun menjadi sebuah kesakitan yang besar
dan kini telah ku sadari bahwa sebabmu pun harusnya ku mengerti
karna tak ada yang dapat membendung sebuah rasa bahkan akupun begitu
dan atas semua kesalahanku entah layak atau tidaknya dimaklumi ku serahkan padamu
sebab itulah sekarang ku sadar bahwa sebuah rasa yang dibendung maka akan semakin menerobos termasuk pada dinding hati yang belum ku temukan tebal lapisannya