Bapak tua itu benar,
Ada sesuatu di balik hujan bulan juni
Langkah yang dihapus oleh rintiknya nyata ada
Aku sudah mulai berdamai dengan hatiku
Mulai merasa rintik hujan bulan juni tanpa berharap kenangan bersamamu kembali nyata
Engkaupun sudah terlihat baik baik saja
meski sebenarnya aku hanya menerka dari beberapa postingan lewat sosial mediamu
Biar saja hujan bulan juni ini menghapus kita
Membelah dan menelanjangi aku dan kamu yang dulu pernah menjadi cerita kita yang bangga
Biarlah gemercik bulan juni ada
Biar basahnya memapah kakiku yang patah
Mengobati dadamu yang latah
Menghapus cinta yang fana
Lantas mendinginkan kita yang entah
Hujan bulan juni memberiku arti
Bahwa tak selamanya kamu kumiliki
Sebab mungkin doa kita tak sama
Layaknya hujan bulan juni dikotamu dan kotaku berbeda
Makassar, 11 juni
Ashrtinias