tersenyumlah pada langit
pada awan, pada bulan dan pada bintang
karena mereka mengajarkanmu gelap dalam keindahan
mengajarkanmu cahaya pada gulita
dan mengajarkanmu rasa toleransi antara putih dan biru
tersenyumlah pada bumi
pada hamparan laut tanpa batas
mengalir, tenang dan berombak...
pada gunung yang tergambar hijau
merapi dan awan tebal yang membumbung tinggi
tersenyumlah pada dunia
pada bunga yang mekar kemudian layu
pada setiap orang yang kau jumpai
pada seribu karakter yang engkau pahami
dan pada dirimu yang sedih
tersenyumlah Pada Dia yang Kuasa
pada Malaikat yang patuh
pada iblis dan Jin yang berapi dan bercahaya
karena Mereka berkah yang tercipta sebelum yang terharfiah diadakan
maka tersenyumlah
tak usah risau dalam pikiranmu
karena harapan ada pada langit
karena harapan ada pada bumi
Dan Harapan selalu datang dari Yang Maha Kuasa
dan Harapan selalu datang pada orang yang percaya
Alhamdulillah!
Setiap orang punya cerita dan punya cara untuk menyampaikan. Apabila lisan tidak memberi jalan biarlah yang tertulis berbicara dengan deretan abjad dan katanya. Tugasmu hanya membaca dan mengomentarinya sisanya biar aku yang bercerita. Karna terkadang dalam bisu kita terbelenggu
Jumat, 12 Desember 2014
Senin, 27 Oktober 2014
EKSPEKTASI
selamat pagi ekspektasi masa depanku?
apa kabarmu dipagi dengan matahari yang terik ini?
tenanglah dalam peraduan dan nafasmu
karena kemarin, hari ini dan besok
aku masih disini, baik dan meperbaiki diri untuk bisa dan layak bersamamu
selamat beraktivitas ekspekstasi masa depanku
apa dan siapapun dirimu
ku yakinkan kaulah yang terbaik yang diberi tuhan untukku
sebagai penopang dalam topan lelah yang mendera
atau angin beliung penyemangat dalam sunyi senyapku
masih terus menyapamu di setiap lantunan kata dan bait yang terus ku ukir
berharap kau dan hatimu mengagumi aku dan lukisan serta bait rangkaianku untukmu
bersabarlah dalam ekspektasi yang kita rangkai
semoga ini jadi cerita yang lebih indah untuk hatimu raga serta jiwa yang nanti kau persembahkan untukku dan istanaku
disudut taman yang bundar dengan pancuran air ini ku lukis senyum
membayangkan masa depan bersama dan denganmu
membayangkan setiap waktu yang akan kita lewati nantinya
ahhh luar biasa masa depan menurutku :)
semoga yang maha kuasa melukis takdir terindah untukku
agar aku dan duniaku bahagia bersama peraduan dan zaman yang terus berganti :)
semoga
Makassar, 27 oktober 2014
apa kabarmu dipagi dengan matahari yang terik ini?
tenanglah dalam peraduan dan nafasmu
karena kemarin, hari ini dan besok
aku masih disini, baik dan meperbaiki diri untuk bisa dan layak bersamamu
selamat beraktivitas ekspekstasi masa depanku
apa dan siapapun dirimu
ku yakinkan kaulah yang terbaik yang diberi tuhan untukku
sebagai penopang dalam topan lelah yang mendera
atau angin beliung penyemangat dalam sunyi senyapku
masih terus menyapamu di setiap lantunan kata dan bait yang terus ku ukir
berharap kau dan hatimu mengagumi aku dan lukisan serta bait rangkaianku untukmu
bersabarlah dalam ekspektasi yang kita rangkai
semoga ini jadi cerita yang lebih indah untuk hatimu raga serta jiwa yang nanti kau persembahkan untukku dan istanaku
disudut taman yang bundar dengan pancuran air ini ku lukis senyum
membayangkan masa depan bersama dan denganmu
membayangkan setiap waktu yang akan kita lewati nantinya
ahhh luar biasa masa depan menurutku :)
semoga yang maha kuasa melukis takdir terindah untukku
agar aku dan duniaku bahagia bersama peraduan dan zaman yang terus berganti :)
semoga
Makassar, 27 oktober 2014
Jumat, 19 September 2014
Ruang logika
entah mengapa konprensif sulit ku pahami
dengan latar waktu dan tempat yang Tuhan ciptakan.....
jika ini tantangan lantas apa ini masalah?
sedikit ku putar otak terhadap naluri
atau pada rasa dan ruang logika
dimana letak keterkaitannya, sementara aku menelaah sampai sekarang
ada pikiran di ruang logikaku yang sekedar ingin ku dapat jawabannya
meski dengan atau tanpa kata sengaja
ku coba untuk sedikit menelusuri ruang logika tanpa batas dengan belenggu dindingnya yang dingin ini
udaranya masih sama, tapi apa warnanya berbeda?
mereka bilang ini aturan, tapi aku bilang ini kewajiban
mereka bilang aku terlalu berlebihan, tapi menurutku ini pas
apa logika tidak selalu sama?
apa mereka tau bahwa dilogikaku ada future yang terus menghapus past yang pernah ku lalui?
menghapus? ah tidak ini lebih kepada menyimpannya di list kenangan yang menawarkan seteguk air dengan doa pelajaran pemanisnya
mungkin ini makna yang hyperbola atau menimbulkan cyber crime untuk diriku?
tapi ini yang terlintas dan lantas apakah harus ku abaikan dunia logika yang pada dasarnya punya wilayah segitiga bermuda yang membuatku terus hanyut tenggelam pada medan yang masih sulit dijelaskan
dengan latar waktu dan tempat yang Tuhan ciptakan.....
jika ini tantangan lantas apa ini masalah?
sedikit ku putar otak terhadap naluri
atau pada rasa dan ruang logika
dimana letak keterkaitannya, sementara aku menelaah sampai sekarang
ada pikiran di ruang logikaku yang sekedar ingin ku dapat jawabannya
meski dengan atau tanpa kata sengaja
ku coba untuk sedikit menelusuri ruang logika tanpa batas dengan belenggu dindingnya yang dingin ini
udaranya masih sama, tapi apa warnanya berbeda?
mereka bilang ini aturan, tapi aku bilang ini kewajiban
mereka bilang aku terlalu berlebihan, tapi menurutku ini pas
apa logika tidak selalu sama?
apa mereka tau bahwa dilogikaku ada future yang terus menghapus past yang pernah ku lalui?
menghapus? ah tidak ini lebih kepada menyimpannya di list kenangan yang menawarkan seteguk air dengan doa pelajaran pemanisnya
mungkin ini makna yang hyperbola atau menimbulkan cyber crime untuk diriku?
tapi ini yang terlintas dan lantas apakah harus ku abaikan dunia logika yang pada dasarnya punya wilayah segitiga bermuda yang membuatku terus hanyut tenggelam pada medan yang masih sulit dijelaskan
Kamis, 18 September 2014
Sepucuk surat Untuk gamemu
Hey, bisakah aku mojok denganmu? atau bertegur sapa denganmu meski hanya hitungan sekon?
hey, denganrkan aku
lihat amarahku yang memuncak terhadapmu
tidakkah kau tau dan sadar itu?
aku iri padamu
aku kesal padamu
karena waktu pacarku hanya dihabiskan denganmu
kamu bisa melukis senyumnya
menatapnya hingga berjam-jam
mendengarnya tertawa lepas, sementara aku? aku hanya bisa diam dan melihatnya tersenyum karenamu,
bukan karena aku, aku marah dengan semua yang komprehensif denganmu, ah sebalnya diriku....
apa yang istimewa tentangmu?
apakah kamu lebih cantik dariku?
atau senyummu lebih menawan dariku
atau mungkin matamu lebih indah dari mataku?
aku rasa tidak, aku lebih baik darimu tapi mengapa dia lebih memilih menghabiskan waktu denganmu ketimbang diriku? baca ini wahai ciptaan manusia dengan segelumput teknologi, dengarkan laraku wahai teknologi visual, bisakah aku mengatakan bulshit terhadapmu, tertanda diriku yang tidak nyaman akan hadirmu
hey, denganrkan aku
lihat amarahku yang memuncak terhadapmu
tidakkah kau tau dan sadar itu?
aku iri padamu
aku kesal padamu
karena waktu pacarku hanya dihabiskan denganmu
kamu bisa melukis senyumnya
menatapnya hingga berjam-jam
mendengarnya tertawa lepas, sementara aku? aku hanya bisa diam dan melihatnya tersenyum karenamu,
bukan karena aku, aku marah dengan semua yang komprehensif denganmu, ah sebalnya diriku....
apa yang istimewa tentangmu?
apakah kamu lebih cantik dariku?
atau senyummu lebih menawan dariku
atau mungkin matamu lebih indah dari mataku?
aku rasa tidak, aku lebih baik darimu tapi mengapa dia lebih memilih menghabiskan waktu denganmu ketimbang diriku? baca ini wahai ciptaan manusia dengan segelumput teknologi, dengarkan laraku wahai teknologi visual, bisakah aku mengatakan bulshit terhadapmu, tertanda diriku yang tidak nyaman akan hadirmu
Senin, 18 Agustus 2014
Mari sedikit kita berlogika
Sayang kita berada di zona umur yang bisa dikatakan Dewasa
lantas kenapa pikiran kita masih seperti anak-anak? sayang sebenarnya kebersamaan kita ini perlu kesetian bukan permainan yang lewat belakang....
sayang, apa kamu pikir aku terlalu bisa untuk kau bodohi atau kamu berpikir bahwa dirimu sudah berhasil menjadi penipu ulung yang bisa bermain api dibelakang tanpa aku cium aromanya? haha, kamu terlalu salah sayang, kamu lupa akan arang bekas bakaranmu yang meskipun tertiup angin namun hitamnya masih membekas...
mari kita sedikit berlogika sayang
pertama, aku wanita yang alhamdulillah memiliki feel yang cukup untuk menangkap bahasa tubuhmu, lalu kamu pasti berpikir lantas kenapa aku tak mencurigaimu? alasannya, aku curiga tapi kecurigaanku itu aku tempatkan pada sisiku yang dewasa.... yang harus tau fakta sebelum menjudge dan alangkah beruntungnya dirimu karena permainanmu diatas rata rata :)
kedua, aku menemukan buktinya lantas masih bertahan denganmu dan pikiranmu pun berpikir bahwa sedikit rayuanmu bisa meluluhkan hatiku? ya, kamu benar sayang, aku terus terbuai dengan kata indahmu karena aku menempatkanmu ditempat yang bersinggasana layak bukan seperti hatimu yang hanya berisi koridor koridor yang bisa diganti penghuninya
selanjutnya, kamu mengulang kesalahanmu yang sama? haha, selamat sayang, jika memang itu benar terimakasih ;) aku bangga bisa mencintai orang sepertimu, walaupun pada akhirnya aku harus kecewa tapi aku tak menyesal, setidaknya kau mengajarkanku tentang dunia yang baru, tentang proses yang baru dan tentang cerita yang baru,
mari kita sedikit berlogika sayang
aku sudah melakukan yang terbaik untukmu, memberimu semangat, berusaha memahami dan mengertimu, berusaha melukis senyum dan tetap menata perasaan dirak problem yang engkau bingkai sendiri, lantas apa yang harus aku sesali, aku wanita dan sudah memang tugasku seperti itu, selamat jalan sayang... tempatmu bukan disini silahkan mengisi koridormu dengan orang orang selain aku :)
Sayang kita berada di zona umur yang bisa dikatakan Dewasa
lantas kenapa pikiran kita masih seperti anak-anak? sayang sebenarnya kebersamaan kita ini perlu kesetian bukan permainan yang lewat belakang....
sayang, apa kamu pikir aku terlalu bisa untuk kau bodohi atau kamu berpikir bahwa dirimu sudah berhasil menjadi penipu ulung yang bisa bermain api dibelakang tanpa aku cium aromanya? haha, kamu terlalu salah sayang, kamu lupa akan arang bekas bakaranmu yang meskipun tertiup angin namun hitamnya masih membekas...
mari kita sedikit berlogika sayang
pertama, aku wanita yang alhamdulillah memiliki feel yang cukup untuk menangkap bahasa tubuhmu, lalu kamu pasti berpikir lantas kenapa aku tak mencurigaimu? alasannya, aku curiga tapi kecurigaanku itu aku tempatkan pada sisiku yang dewasa.... yang harus tau fakta sebelum menjudge dan alangkah beruntungnya dirimu karena permainanmu diatas rata rata :)
kedua, aku menemukan buktinya lantas masih bertahan denganmu dan pikiranmu pun berpikir bahwa sedikit rayuanmu bisa meluluhkan hatiku? ya, kamu benar sayang, aku terus terbuai dengan kata indahmu karena aku menempatkanmu ditempat yang bersinggasana layak bukan seperti hatimu yang hanya berisi koridor koridor yang bisa diganti penghuninya
selanjutnya, kamu mengulang kesalahanmu yang sama? haha, selamat sayang, jika memang itu benar terimakasih ;) aku bangga bisa mencintai orang sepertimu, walaupun pada akhirnya aku harus kecewa tapi aku tak menyesal, setidaknya kau mengajarkanku tentang dunia yang baru, tentang proses yang baru dan tentang cerita yang baru,
mari kita sedikit berlogika sayang
aku sudah melakukan yang terbaik untukmu, memberimu semangat, berusaha memahami dan mengertimu, berusaha melukis senyum dan tetap menata perasaan dirak problem yang engkau bingkai sendiri, lantas apa yang harus aku sesali, aku wanita dan sudah memang tugasku seperti itu, selamat jalan sayang... tempatmu bukan disini silahkan mengisi koridormu dengan orang orang selain aku :)
Senin, 28 Juli 2014
TERGAMBAR
lihat langit jingga itu, aku menitipkan senyum dibalik rasa yang terlukis bersamanya
ku lantunkan lagu bersama awan dan deru angin untuk menyambut bintang yang ku haruskan menemani bulan...
sebenarnya aku dalam belenggu kecewa tak bergambar ketika kepercayaan yang ku tebarkan terobrak abirk pada retorika dan logika yang ku ciptakan sendiri, pada pendirian yang ku kokohkan bersama evolusi rasa yang ternyata berbuah dusta...
sejenak tubuhku teroyak ketika ide dan realitaku tak sejalan dengan harapan yang selalu ku rencanakan.... dan tahukah kamu rasa ketika semua kondisi organ tubuh berjalan sesuai fungsi dan tugasnya sementara organ pepompa darahku terasa sesak berbeban berat dan hanya dihancurkan oleh beberapa tulisan yang maknanya membakar duniaku seketika, maenstrim? entahlah, akupun tak bisa menggambarkannya...
haruskah aku melakukan revolusi pada duniaku sendiri? merubah sudut pandang dan mendemokrasikan negara yang aku sendirilah pemimpinnya? terkadang aku merasa raga dan jiwaku berdemo ketika gelombang bunyi dan pantulan suara yang melewati selaput telingaku menangkap radar yang membuat seluruh organ tubuh yang TUHAN anugrahkan padaku secara sempurna merasakan getaran hebat yang membuatku lemah tak berdaya.
dan yang bisa aku lakukan hanyalah sabar, aku terlahir pada kodrat yang tuhan anugrahkan kesabaran tanpa batas, amarah yang bisa ditampung dan diolah menjadi air mata yang tak menemukan tetesan terakhir, sebisa mungkin aku menguatkan hati karena aku yakin TUHAN ada padaku dan bahkan lebih dekat dari urat nadiku, sebenarnya aku merasa tak ingin mengeluh tapi raga dan jiwaku bergejolak tiada henti sampai ketika ku gelar sajadah pada tempatku berserah atas segala dunia dan akhiratku, dan ku percaya bahwa TUHAN lah satu-satunya yang tak membohongiku dengan segala fakta dan kebenaran yang sudah tertulis dalam buku hidupku, yang ku percaya prosesnya bisa ku ceritakan pada dunia sampai waktuku untuk berhenti, AKU PERCAYA!
ku lantunkan lagu bersama awan dan deru angin untuk menyambut bintang yang ku haruskan menemani bulan...
sebenarnya aku dalam belenggu kecewa tak bergambar ketika kepercayaan yang ku tebarkan terobrak abirk pada retorika dan logika yang ku ciptakan sendiri, pada pendirian yang ku kokohkan bersama evolusi rasa yang ternyata berbuah dusta...
sejenak tubuhku teroyak ketika ide dan realitaku tak sejalan dengan harapan yang selalu ku rencanakan.... dan tahukah kamu rasa ketika semua kondisi organ tubuh berjalan sesuai fungsi dan tugasnya sementara organ pepompa darahku terasa sesak berbeban berat dan hanya dihancurkan oleh beberapa tulisan yang maknanya membakar duniaku seketika, maenstrim? entahlah, akupun tak bisa menggambarkannya...
haruskah aku melakukan revolusi pada duniaku sendiri? merubah sudut pandang dan mendemokrasikan negara yang aku sendirilah pemimpinnya? terkadang aku merasa raga dan jiwaku berdemo ketika gelombang bunyi dan pantulan suara yang melewati selaput telingaku menangkap radar yang membuat seluruh organ tubuh yang TUHAN anugrahkan padaku secara sempurna merasakan getaran hebat yang membuatku lemah tak berdaya.
dan yang bisa aku lakukan hanyalah sabar, aku terlahir pada kodrat yang tuhan anugrahkan kesabaran tanpa batas, amarah yang bisa ditampung dan diolah menjadi air mata yang tak menemukan tetesan terakhir, sebisa mungkin aku menguatkan hati karena aku yakin TUHAN ada padaku dan bahkan lebih dekat dari urat nadiku, sebenarnya aku merasa tak ingin mengeluh tapi raga dan jiwaku bergejolak tiada henti sampai ketika ku gelar sajadah pada tempatku berserah atas segala dunia dan akhiratku, dan ku percaya bahwa TUHAN lah satu-satunya yang tak membohongiku dengan segala fakta dan kebenaran yang sudah tertulis dalam buku hidupku, yang ku percaya prosesnya bisa ku ceritakan pada dunia sampai waktuku untuk berhenti, AKU PERCAYA!
Senin, 19 Mei 2014
BISAKAH AKU MEMINTA?
bisakah aku memintamu bercerita?
cerita tentang apa yang kau lakukan hari ini?
bercerita tentang siapa yang engkau temui hari ini?
dan bercerita tentang siapa yang membuatmu bahagia dan tertawa selain aku hari ini?
bisakah aku memintamu bercerita?
cerita tentang yang membuatmu pilu hari ini?
bercerita tentang lelah yang menderamu hingga peluh tak dapat engkau bendung?
dan bercerita betapa kamu berusaha tegar sementara tubuh dan hatimu lelah?
bisakah aku memintamu bercerita?
bercerita tentang apa yang harus aku lakukan untuk membuatmu nyaman disini
dalam suasana yang kita sebut kebersamaan?
dan ku coba untuk bertanya pada yang selalu melihatmu
bertanya pada langit yang selalu mengikutimu
atau udara yang selalu ada disekelilingmu
dan sekarang aku menemukan
mengapa langit dan udara tidak diizinkan untuk berbicara,
karena ketika mereka mampu berbicara akan banyak pertanyaan dan jawaban yang harus mereka warnai
cerita tentang apa yang kau lakukan hari ini?
bercerita tentang siapa yang engkau temui hari ini?
dan bercerita tentang siapa yang membuatmu bahagia dan tertawa selain aku hari ini?
bisakah aku memintamu bercerita?
cerita tentang yang membuatmu pilu hari ini?
bercerita tentang lelah yang menderamu hingga peluh tak dapat engkau bendung?
dan bercerita betapa kamu berusaha tegar sementara tubuh dan hatimu lelah?
bisakah aku memintamu bercerita?
bercerita tentang apa yang harus aku lakukan untuk membuatmu nyaman disini
dalam suasana yang kita sebut kebersamaan?
dan ku coba untuk bertanya pada yang selalu melihatmu
bertanya pada langit yang selalu mengikutimu
atau udara yang selalu ada disekelilingmu
dan sekarang aku menemukan
mengapa langit dan udara tidak diizinkan untuk berbicara,
karena ketika mereka mampu berbicara akan banyak pertanyaan dan jawaban yang harus mereka warnai
Jumat, 16 Mei 2014
Aku dengan segala
kelemahanku
Ditempat ini aku terdiam, menatap beberapa tulisan yang
menggambarkan aku tentang masalalu, masa dimana aku ingin terus tersenyum dan
bahagia denganmu,
Masa dimana kita memimpikan kebersamaan yang abadi,,,,
Aku yang masih terus dalam anganku,,, meski kini ku tau aku
hanya berjalan sendiri….
Aku mengerti ini hanya sementara karena aku dengan
keegoisanku memastikan kau akan kembali padaku, apa peduliku tentang kata orang
terhadapku
Yang terpenting adalah aku mencintaimu meskipun sekarang
kamu miliknya,…
Dan alangkah munafiknya aku ketika tidak mengakui bahwa
dalam setiap doa yang ku panjatkan adalah berakhirnya kamu dengannya….
Aku membencinya membenci orang yang mencintaimu selain aku….
Aku tak peduli tentang perasaanmu padanya karena bagaimanapun sikapmu aku tetap
akan mencintaimu…..
Ku katakan ini semua salahnya bukan salahmu,….
Seandainya dia tak hadir tak mungkin kamu berhenti
mencintaiku,…..
Ini semua salahnya seandainya dia tak memliki sesuatu yang
lebih dariku kau tak mungkin meninggalkanku…
Dan ini akan selalu jadi salahnya,,,,, karena hatiku tak
bisa menyalahkanmu…..
Senin, 05 Mei 2014
selamat sore,
aku duduk digasebo ini menatap air yang tersembur dari batu hitam yang tak bisa ku gambarkan.....
aku senang suasana ini,
suasana dimana aku menghirup udara dengan orang orang yang sudah menjadi keluarga yang menemaniku dalam kelamnya tempat ini
selamat sore,
semoga kita tetap seperti ini
tetap saling menjaga satu sama lain dan tetap saling mengingatkan satu diantara yang lain
selamat sore,
semoga kita akan tetap seperti ini ;)
aku duduk digasebo ini menatap air yang tersembur dari batu hitam yang tak bisa ku gambarkan.....
aku senang suasana ini,
suasana dimana aku menghirup udara dengan orang orang yang sudah menjadi keluarga yang menemaniku dalam kelamnya tempat ini
selamat sore,
semoga kita tetap seperti ini
tetap saling menjaga satu sama lain dan tetap saling mengingatkan satu diantara yang lain
selamat sore,
semoga kita akan tetap seperti ini ;)
Kamis, 03 April 2014
AKU BELAJAR DARIMU
hari ini aku terinspirasi tentangmu, tentang pelajaran yang ku ambil dari dalam hidupmu,
darimu aku belajar mengenai arti kepercayaan, tentang komitmen dan pendirian
terimakasih untuk terus membuatku sadar bahwa bertahan pada orang yang salah dan telah menyakiti itu bukanlah sebuah pilihan tepat,
hari ini aku belajar darimu
belajar tentang bagaimana bekata jujur untuk diri bahwa kamu tak bisa bersamanya dengan segala kebohongan yang ada...
hari ini aku belajar darimu tentang bagaimana penjelasan tanpa harus menyakiti hatinya....
hari ini aku tersenyum untukmu
karena engkau telah bebas dari belenggu dunia kebodohan yang penuh cacing tak termakan
maka tersenyumlah dan katakan bahwa kamu siap menjalani dunia dengan beban yang hilang kemarin karena kuatmulah yang menjadikan engkau bidadari tuhan yang terlalu berharga untuk dibohongi
darimu aku belajar mengenai arti kepercayaan, tentang komitmen dan pendirian
terimakasih untuk terus membuatku sadar bahwa bertahan pada orang yang salah dan telah menyakiti itu bukanlah sebuah pilihan tepat,
hari ini aku belajar darimu
belajar tentang bagaimana bekata jujur untuk diri bahwa kamu tak bisa bersamanya dengan segala kebohongan yang ada...
hari ini aku belajar darimu tentang bagaimana penjelasan tanpa harus menyakiti hatinya....
hari ini aku tersenyum untukmu
karena engkau telah bebas dari belenggu dunia kebodohan yang penuh cacing tak termakan
maka tersenyumlah dan katakan bahwa kamu siap menjalani dunia dengan beban yang hilang kemarin karena kuatmulah yang menjadikan engkau bidadari tuhan yang terlalu berharga untuk dibohongi
Rabu, 02 April 2014
AKU SEPANJANG WAKTUMU
dimensiku dalam ruangan kosong ini seakan menjelajah
ketika kutatap tumpukan buku yang harus segera ku selesaikan
tapi tetap aku luangkan waktu sejenak untuk menulis
untuk sedikit menguntai kata dimedia sosialku
demi menggambarkanmu...
pagi ini aku sekedar mengirim pesan untuk menyapamu dengan lembut,
sekedar mendoakan semoga harimu diwarnai bahagia...
aku tau, kesibukanmu memaksa untuk tidak menempatkan waktu denganku
aku paham karena kau menjelaskannya dengan isyarat kesabaran yang selalu kita jaga....
karena apapun masalahnya kita tetap tersenyum dan berkata ALL IS WELL
untuk selalu saling menguatkan
tapi apapun kesibukanmu sepanjang hari ini,
tetaplah ingat untuk melaksanakan kewajiban dan ibadahmu demi kebaikanmu dan aku yang ingin selalu ikut serta dalam setiap doa dan sujudmu......
dan siang ini,
aku sekedar mengingatkanmu untuk memberi energi pada tubuhmu sendiri
karena aku ingin menjadi sosok yang bisa jadi segalanya untukmu,...
juga sekedar mengingatkan agar tak ada yang berubah dari fisikmu
dan malam nanti aku berharap engkau datang :)
menceritakan segala kisahmu hari ini...
untuk tau bahwa dunia dan senyummu mewarnainya...
atau menghilangkan kelelahanmu dengan semua rutinitas yang memberikanmu rasa bosan
dengan itu, aku bisa bersamamu meski hanya lewat teknologi yang mempermudah dan melegakan
dan aku ingin menjadi pengantar tidurmu,
sekedar mengirimkan malaikat penjaga untuk ketenanganmu
ketika kutatap tumpukan buku yang harus segera ku selesaikan
tapi tetap aku luangkan waktu sejenak untuk menulis
untuk sedikit menguntai kata dimedia sosialku
demi menggambarkanmu...
pagi ini aku sekedar mengirim pesan untuk menyapamu dengan lembut,
sekedar mendoakan semoga harimu diwarnai bahagia...
aku tau, kesibukanmu memaksa untuk tidak menempatkan waktu denganku
aku paham karena kau menjelaskannya dengan isyarat kesabaran yang selalu kita jaga....
karena apapun masalahnya kita tetap tersenyum dan berkata ALL IS WELL
untuk selalu saling menguatkan
tapi apapun kesibukanmu sepanjang hari ini,
tetaplah ingat untuk melaksanakan kewajiban dan ibadahmu demi kebaikanmu dan aku yang ingin selalu ikut serta dalam setiap doa dan sujudmu......
dan siang ini,
aku sekedar mengingatkanmu untuk memberi energi pada tubuhmu sendiri
karena aku ingin menjadi sosok yang bisa jadi segalanya untukmu,...
juga sekedar mengingatkan agar tak ada yang berubah dari fisikmu
dan malam nanti aku berharap engkau datang :)
menceritakan segala kisahmu hari ini...
untuk tau bahwa dunia dan senyummu mewarnainya...
atau menghilangkan kelelahanmu dengan semua rutinitas yang memberikanmu rasa bosan
dengan itu, aku bisa bersamamu meski hanya lewat teknologi yang mempermudah dan melegakan
dan aku ingin menjadi pengantar tidurmu,
sekedar mengirimkan malaikat penjaga untuk ketenanganmu
Selasa, 01 April 2014
BERSAMA DOAKU
bersama doaku ku pandangi engkau dalam kejauhan
laksana cahaya bintang dalam gelap kalbu
bersama doaku terselip pengantar lara
sekedar penyejuk jiwa dalam kering kerontangnya dirimu...
aku sujud dengan sajadahku
mendoakan setiap kebahagiaan yang menyelimuti
mengeluhkan setiap kesakitan yang mendera
hanya untuk sekedar berucap sedang ku tau yang MAHA tau tanpa harus ku ucap
bersama doaku, kutiupkan beberapa malaikat penjaga
sekedar untuk menahanmu dalam pelukanku
agar kenyamanan dunia menuntunmu menutup malam yang menusuk
karena dengan doaku...
setidaknya akan ada warna pelangi untuk penerang jalanmu
meski ku tau doaku hanya seteguk air dalam dehidrasi duniamu
laksana cahaya bintang dalam gelap kalbu
bersama doaku terselip pengantar lara
sekedar penyejuk jiwa dalam kering kerontangnya dirimu...
aku sujud dengan sajadahku
mendoakan setiap kebahagiaan yang menyelimuti
mengeluhkan setiap kesakitan yang mendera
hanya untuk sekedar berucap sedang ku tau yang MAHA tau tanpa harus ku ucap
bersama doaku, kutiupkan beberapa malaikat penjaga
sekedar untuk menahanmu dalam pelukanku
agar kenyamanan dunia menuntunmu menutup malam yang menusuk
karena dengan doaku...
setidaknya akan ada warna pelangi untuk penerang jalanmu
meski ku tau doaku hanya seteguk air dalam dehidrasi duniamu
Kamis, 27 Maret 2014
MEMORI
banyak yang ingin ku kubur dari memori yang kamu miliki,
lucu, karena aku cemburu.....
banyak yang kuharap kamu hapuskan di berbagai sosial media yang kamu miliki...
masih dengan alasan yang sama aku cemburu.....
karena aku cemburu,,
banyak hal yang tak wajar menurutku
atau bahkan banyak kepercayaan yang harus ku pupuk untukmu
karena aku belajar darimu bahwa keprcayaan itu mahal harganya...
aku memang cemburu, tapi aku tau itu tak akan berguna untuk apapun,
karena mereka alasan dari beberapa kebahagianmu
dan mereka jadi alasan untuk senyummu
aku hanya sekedar bertanya..
apa susah semua tulisan dan tentangnya kamu hapus?
apa itu arsip untuk kenangan bersamanya? atau mungkin rasa yang memang enggan untuk menghapus apa yang sangat kamu cintai?
terus terang aku cemburu
karena berkali tlah kukatakan padamu untuk menghilangkan itu, tapi kamu hanya mendengar tak pernah untuk melaksanakan...
jadi aku memilih diam, diam untuk berharap kamu mengerti
lucu, karena aku cemburu.....
banyak yang kuharap kamu hapuskan di berbagai sosial media yang kamu miliki...
masih dengan alasan yang sama aku cemburu.....
karena aku cemburu,,
banyak hal yang tak wajar menurutku
atau bahkan banyak kepercayaan yang harus ku pupuk untukmu
karena aku belajar darimu bahwa keprcayaan itu mahal harganya...
aku memang cemburu, tapi aku tau itu tak akan berguna untuk apapun,
karena mereka alasan dari beberapa kebahagianmu
dan mereka jadi alasan untuk senyummu
aku hanya sekedar bertanya..
apa susah semua tulisan dan tentangnya kamu hapus?
apa itu arsip untuk kenangan bersamanya? atau mungkin rasa yang memang enggan untuk menghapus apa yang sangat kamu cintai?
terus terang aku cemburu
karena berkali tlah kukatakan padamu untuk menghilangkan itu, tapi kamu hanya mendengar tak pernah untuk melaksanakan...
jadi aku memilih diam, diam untuk berharap kamu mengerti
MENARA BIRU
menara biru itu selalu menarik segala asa
menumpukkan segala rasa untuk ada disekitarnya
bersatu dengan warna dan kamu disekitarnya
menara biru mengingatkanku tentangmu
tentang keberadaanmu dibawah bayangannya
tentang keinginan seperti angin yang membawa udara untuk bernafas
menara biru menarik perhatianku
tatkala ku pandang dia dibalik pohon atau dibalik kegedung bertingkat
tapi, aku menetapkannya pada posisi bahwa menara biru adalah kamu dan dimensimu
yang ingin selalu ku dekati, dan ingin selalu kulewati
untuk sekedar memandang wajahmu ditengah debu atau melihat sosok bayanganmu dengan kayu pembungkus sepi,,,
menara biru mengajarkanku untuk tetap mengingatmu
menentukan dimensi ruangmu
atau sekedar mengingat kau ada disitu untuk mewarnai hidupmu
dan menara biru itu senyum dalam setiap kerinduanku karena aku tau ketika aku ada dalam menara biru itu
aku ada dalam dekapan dan pandangan matamu
menumpukkan segala rasa untuk ada disekitarnya
bersatu dengan warna dan kamu disekitarnya
menara biru mengingatkanku tentangmu
tentang keberadaanmu dibawah bayangannya
tentang keinginan seperti angin yang membawa udara untuk bernafas
menara biru menarik perhatianku
tatkala ku pandang dia dibalik pohon atau dibalik kegedung bertingkat
tapi, aku menetapkannya pada posisi bahwa menara biru adalah kamu dan dimensimu
yang ingin selalu ku dekati, dan ingin selalu kulewati
untuk sekedar memandang wajahmu ditengah debu atau melihat sosok bayanganmu dengan kayu pembungkus sepi,,,
menara biru mengajarkanku untuk tetap mengingatmu
menentukan dimensi ruangmu
atau sekedar mengingat kau ada disitu untuk mewarnai hidupmu
dan menara biru itu senyum dalam setiap kerinduanku karena aku tau ketika aku ada dalam menara biru itu
aku ada dalam dekapan dan pandangan matamu
Jumat, 21 Maret 2014
AKU
aku titik tapi tidak untuk setitik....
aku nyata tapi tak bisa engkau genggam...
aku tak hanya datang sendiri......
aku titik tapi banyak
aku banyak tapi satu nama....
aku dalam makna dan angan
aku aroma yang selalu engkau rindukan....
aku jatuh tapi tak merasa sakit...
aku kenangan yang banyak orang rindukan
aku keindahan yang banyak orang ceritakan
aku melekat dengan apa yang aku temui dan jatuh...
aku kadang dianggap baik
tapi ketika aku terlalu sering datang aku dianggap bencana...
aku tak bisa menjelaskan atau memperjelas
karena aku keindahan dalam diam
atau permata dengan setumpuk berlian
aku makna dalam kata...
atau pasir dalam batu bara.....
aku makna yang ingin selalu kalian pahami
aku rasa yang selalu ingin kalian sanjung
aku abstrak untuk selalu kalian dalami
karena aku sajak dalam untaian puisi untuk menggambarkanmu
aku nyata tapi tak bisa engkau genggam...
aku tak hanya datang sendiri......
aku titik tapi banyak
aku banyak tapi satu nama....
aku dalam makna dan angan
aku aroma yang selalu engkau rindukan....
aku jatuh tapi tak merasa sakit...
aku kenangan yang banyak orang rindukan
aku keindahan yang banyak orang ceritakan
aku melekat dengan apa yang aku temui dan jatuh...
aku kadang dianggap baik
tapi ketika aku terlalu sering datang aku dianggap bencana...
aku tak bisa menjelaskan atau memperjelas
karena aku keindahan dalam diam
atau permata dengan setumpuk berlian
aku makna dalam kata...
atau pasir dalam batu bara.....
aku makna yang ingin selalu kalian pahami
aku rasa yang selalu ingin kalian sanjung
aku abstrak untuk selalu kalian dalami
karena aku sajak dalam untaian puisi untuk menggambarkanmu
Kamis, 20 Maret 2014
SENJA
aku sering terlihat jingga
kadang pula abu abu
atau mungkin merah merona..
tapi ini aku, aku dan akan selalu jadi aku...
aku melukis diriku dengan indah
membiarkan orang menikmati keindahanku ketika lelah mereka merebak.....
aku dengan aroma ketenangan dan keindahan warna yang bersatu....
karena aku dalam asa dan jua
memaknai setiap hembusan nafas angin yang menyapa
aku tau tuhan mencintaiku dengan adanya diriku
aku punya banyak cerita bahagia dengan orang yang mengagumiku
aku dan angin selalu menjadi saksi kebahagiaan
atau ketika hujan bersamaku....
aku merekah atau jingga
ketika burung mengepakkan sayapnya sambil menyapaku
aku abu abu atau biru dengan putih selimutku
aku merah merona dalam matahari yang menyayangiku...
karena aku tenang..
aku keindahan
dan aku KAMU
kadang pula abu abu
atau mungkin merah merona..
tapi ini aku, aku dan akan selalu jadi aku...
aku melukis diriku dengan indah
membiarkan orang menikmati keindahanku ketika lelah mereka merebak.....
aku dengan aroma ketenangan dan keindahan warna yang bersatu....
karena aku dalam asa dan jua
memaknai setiap hembusan nafas angin yang menyapa
aku tau tuhan mencintaiku dengan adanya diriku
aku punya banyak cerita bahagia dengan orang yang mengagumiku
aku dan angin selalu menjadi saksi kebahagiaan
atau ketika hujan bersamaku....
aku merekah atau jingga
ketika burung mengepakkan sayapnya sambil menyapaku
aku abu abu atau biru dengan putih selimutku
aku merah merona dalam matahari yang menyayangiku...
karena aku tenang..
aku keindahan
dan aku KAMU
Senin, 17 Maret 2014
ANDI SUHARTINA SAIBUDDIN
dia sosok wanita yang terus membuatku kuat, terus membuatku bersemangat bahkan terus melontarkan kata kata yang membuatku kaget dengan nada bicaranya yang ketus dan spontan... tapi aku tau semua demi kebaikanku..
aku tertawa kecil ketika membuka lembaran masa laluku..
kami dulu tak sedekat seperti sekarang ini...
aku selalu ingat ketika kami marah satu sama lain dan tak ingin berbagi kamar,,,
tapi satu teriakan dari ayah mengubah semua keegoisan kami...
dan lucunya setiap ingin tidur, kami melakukan ritual dan simulasi pengantar cerita...
bagaimana akan melewatkan masa depan kami nanti, masa tua kami dan mimpi yang ingin kamu wujudkan...
dan sekarang kami berada dikejauhan dengan jarak pemisah...
tapi tidak ada yang bisa membantah bahwa batinku dan batinnya terikat satu sama lain...
aku merindukanmu meski sering kali mendengar suaramu lewat telpon,
aku merindukanmu meski sering kali ego dan sifatmu membuatku jengkel...
ANDI SUHARTINA SAIBUDDIN
aku menaruh harapan besar terhadapmu ketika suatu saat aku tak bisa memikul apa yang diamanahkan untukku...
adikku tersayang,,,, cerita pengantar tidur kita tak semua ternyata indah.... impian kita tak semua ternyata manis...
satu hal lagi.. kamu tau bagaimana aku jadi jangan terjun keduniaku....
abadikan duniamu sendiri... dan aku berusaha membimbingmu,,, karena aku kamu ocang mama dan papa satu ikatan yang terus membuatku kuat dan terus membuatku semangat ketika masalah terus datang menerpaku...
aku dan ceritaku cukup aku dan kamu yang tau
aku dan bahagiaku kita ceritakan untuk dunia....
AKU MENYAYANGIMU :*
aku tertawa kecil ketika membuka lembaran masa laluku..
kami dulu tak sedekat seperti sekarang ini...
aku selalu ingat ketika kami marah satu sama lain dan tak ingin berbagi kamar,,,
tapi satu teriakan dari ayah mengubah semua keegoisan kami...
dan lucunya setiap ingin tidur, kami melakukan ritual dan simulasi pengantar cerita...
bagaimana akan melewatkan masa depan kami nanti, masa tua kami dan mimpi yang ingin kamu wujudkan...
dan sekarang kami berada dikejauhan dengan jarak pemisah...
tapi tidak ada yang bisa membantah bahwa batinku dan batinnya terikat satu sama lain...
aku merindukanmu meski sering kali mendengar suaramu lewat telpon,
aku merindukanmu meski sering kali ego dan sifatmu membuatku jengkel...
ANDI SUHARTINA SAIBUDDIN
aku menaruh harapan besar terhadapmu ketika suatu saat aku tak bisa memikul apa yang diamanahkan untukku...
adikku tersayang,,,, cerita pengantar tidur kita tak semua ternyata indah.... impian kita tak semua ternyata manis...
satu hal lagi.. kamu tau bagaimana aku jadi jangan terjun keduniaku....
abadikan duniamu sendiri... dan aku berusaha membimbingmu,,, karena aku kamu ocang mama dan papa satu ikatan yang terus membuatku kuat dan terus membuatku semangat ketika masalah terus datang menerpaku...
aku dan ceritaku cukup aku dan kamu yang tau
aku dan bahagiaku kita ceritakan untuk dunia....
AKU MENYAYANGIMU :*
ENTALAH
"JANGAN CAMPURI URUSANKU"
kata kata itu terus terus terbayang dalam anganku...
ini terlihat lucu... aku dan kesalahanku atau kamu dengan keegoisanmu?
aku kadang bertanya dan tertawa sendiri.. apakah ini seni atau ini memang kamu?
sosok yang ingin ku mengerti tapi terhalang oleh portal yang kamu sendiri pembendungnya....
sosokmu yang terlalu egois... sosokmu yang marah akan segalanya dan diam akan semua masalah...
letih aku untuk teriak dan berbicara, sedangkan kamu tak berpikir bahkan tak terpengaruh oleh semua hal ini..
terimakasih untuk aku dan kesalahanku
terimakasih untuk kamu dan tingginya egomu...
oke... aku mengerti kamu memang masih membatasiku untuk tau siapa sebenarnya kamu..
atau mungkin salahku yang terlalu membiarkanmu mengenal sosokku?
aku paham dengan diammu... tapi setidaknya aku ingin bertanya salahka aku ketika aku merasa memilikimu?
atau salahkah aku ketika merasa apa yang ada dihidupmu ku umpamakan sebagai hidupku?
atau masih salahka aku ketika aku menganggap kau terlalu banyak menutupi rahasia terhadapku?
mungkin salah atau terlalu salah keadaan olehku.....
kecewa... tapi apa kau mengerti?
marah...? pada siapa? padamu dengan diammu atau padaku yang ingin berteriak kencang tapi tertahan oleh semua sikapmu.....
jangan membuat aku mempertanyakan seberapa bagian aku dihatimu...
atau mempertanyakan seberapa tenggelam aku dihatimu, karena sampai saat ini aku berusaha percaya tanpa mempertanyakan hal itu....
tapi entahlah... kaupun dengan seribu kata yang ku ucap tetap terdiam dan tak peduli...
satu hal yang tersirat dari kalimatmu...
kau ingin tenang... ya kamu menemukan ketenangan ternyata bukan disekelilingku.... pantaskah aku kecewa atau marah dengan itu? entalah aku hanya bisa mengeluh tanpa tau jawaban darimu...
kata kata itu terus terus terbayang dalam anganku...
ini terlihat lucu... aku dan kesalahanku atau kamu dengan keegoisanmu?
aku kadang bertanya dan tertawa sendiri.. apakah ini seni atau ini memang kamu?
sosok yang ingin ku mengerti tapi terhalang oleh portal yang kamu sendiri pembendungnya....
sosokmu yang terlalu egois... sosokmu yang marah akan segalanya dan diam akan semua masalah...
letih aku untuk teriak dan berbicara, sedangkan kamu tak berpikir bahkan tak terpengaruh oleh semua hal ini..
terimakasih untuk aku dan kesalahanku
terimakasih untuk kamu dan tingginya egomu...
oke... aku mengerti kamu memang masih membatasiku untuk tau siapa sebenarnya kamu..
atau mungkin salahku yang terlalu membiarkanmu mengenal sosokku?
aku paham dengan diammu... tapi setidaknya aku ingin bertanya salahka aku ketika aku merasa memilikimu?
atau salahkah aku ketika merasa apa yang ada dihidupmu ku umpamakan sebagai hidupku?
atau masih salahka aku ketika aku menganggap kau terlalu banyak menutupi rahasia terhadapku?
mungkin salah atau terlalu salah keadaan olehku.....
kecewa... tapi apa kau mengerti?
marah...? pada siapa? padamu dengan diammu atau padaku yang ingin berteriak kencang tapi tertahan oleh semua sikapmu.....
jangan membuat aku mempertanyakan seberapa bagian aku dihatimu...
atau mempertanyakan seberapa tenggelam aku dihatimu, karena sampai saat ini aku berusaha percaya tanpa mempertanyakan hal itu....
tapi entahlah... kaupun dengan seribu kata yang ku ucap tetap terdiam dan tak peduli...
satu hal yang tersirat dari kalimatmu...
kau ingin tenang... ya kamu menemukan ketenangan ternyata bukan disekelilingku.... pantaskah aku kecewa atau marah dengan itu? entalah aku hanya bisa mengeluh tanpa tau jawaban darimu...
Selasa, 04 Maret 2014
KERINDUAN
aku menatap layar dengan dunia didalamnya
tapi ini terasa hampa....
ketika tak ada derai kasih sayang dari cahaya penerang segala asa dalam hidupku
aku merindukan
merindukan pertemuan dengan MEREKA
dengan sosok - sosok kebahagiaan yang selalu memberiku rasa...
dulu tak dapat ku pungkiri ketika aku pernah jenuh ada diantara MEREKA....
dan dengan sangat sombongnya aku berkata
"kelak aku akan pergi dari rumah ini, tanpa harus mendengar ocehan mama setiap harinya, lepas dari belenggu papa dengan segala aturannya"
tapi ketika jarak itu ada,
kini aku merindukan MEREKA
merindukan berada di tengah tengah mereka
merindukan ocehan mama dipagi hari, perintah dan aturan papa yang tidak boleh sama sekali dilanggar.....
tapi tak banyak yang bisa ku perbuat sekarang...
karena jarak terlalu jauh memisahkan kami....
dan ditengah malam dan hujan ini,
aku memeluk bantal dan guling yang selalu setia menemaniku,,,,,
AKU MERINDUKANNYA
ketika semua itu kusadari, untuk membendung apa yang ingin menetespun aku tak kuat,
seandainya bisa, sekarang aku ingin berada di kota mereka....
melihat senyum dan tawa dalam suasana keluarga yang sudah sejak lama aku rindukan....
maa, paa
dengarlah kerinduan anakmu ini,,,
yang berada di ibu kota tanpa kalian,,,,
ma, pa,
kalian pasti bertanya
kenapa aku jarang mengangkat telpon kalian?
alasannya?
karena aku tidak sanggup...!
tidak sanggup untuk tidak meneteskan air mata kerinduan.....
aku tak sanggup....
tak sanggup mengungkapkan sepatah katapun untuk menggambarkan perasaan ini......
aku merindukan kalian yang memanjakanku dengan kasih sayang
aku merindukan kalian dengan segala kekhawatiran kalian terhadapku....
dan bahkan sangat merindukandengan segala hal yang ada dalam diri kalian
tapi ini terasa hampa....
ketika tak ada derai kasih sayang dari cahaya penerang segala asa dalam hidupku
aku merindukan
merindukan pertemuan dengan MEREKA
dengan sosok - sosok kebahagiaan yang selalu memberiku rasa...
dulu tak dapat ku pungkiri ketika aku pernah jenuh ada diantara MEREKA....
dan dengan sangat sombongnya aku berkata
"kelak aku akan pergi dari rumah ini, tanpa harus mendengar ocehan mama setiap harinya, lepas dari belenggu papa dengan segala aturannya"
tapi ketika jarak itu ada,
kini aku merindukan MEREKA
merindukan berada di tengah tengah mereka
merindukan ocehan mama dipagi hari, perintah dan aturan papa yang tidak boleh sama sekali dilanggar.....
tapi tak banyak yang bisa ku perbuat sekarang...
karena jarak terlalu jauh memisahkan kami....
dan ditengah malam dan hujan ini,
aku memeluk bantal dan guling yang selalu setia menemaniku,,,,,
AKU MERINDUKANNYA
ketika semua itu kusadari, untuk membendung apa yang ingin menetespun aku tak kuat,
seandainya bisa, sekarang aku ingin berada di kota mereka....
melihat senyum dan tawa dalam suasana keluarga yang sudah sejak lama aku rindukan....
maa, paa
dengarlah kerinduan anakmu ini,,,
yang berada di ibu kota tanpa kalian,,,,
ma, pa,
kalian pasti bertanya
kenapa aku jarang mengangkat telpon kalian?
alasannya?
karena aku tidak sanggup...!
tidak sanggup untuk tidak meneteskan air mata kerinduan.....
aku tak sanggup....
tak sanggup mengungkapkan sepatah katapun untuk menggambarkan perasaan ini......
aku merindukan kalian yang memanjakanku dengan kasih sayang
aku merindukan kalian dengan segala kekhawatiran kalian terhadapku....
dan bahkan sangat merindukandengan segala hal yang ada dalam diri kalian
SEMUA TENTANG BELAJAR
aku mualai masuk dalam dinamika tempat ini,
mengikuti setiap kebiasaan di tempat yang akan kulewati sebagai batu loncatan untuk melewati apa yang kan ku seberangi,
ini semua tentang belajar,
belajar bagaimana mendalami ilmu yang akan aku persembahakan kepada mereka yang mendukungku
ini semua tentang belajar,
bagaimana cara untuk memaksimalkan apa yang diamanhkan untuk ku jalani
dan ini masih tentang belajar
tentang dinamika hidup dalam skala kecil untuk ku nyatakan apa yang ku dapat dalam duduk berlama lama
ini semua tentang belajar,
bagaimana aku mengamalkan apa yang aku tulis dan aku dengar dalam ruangan yang ukurannya yang tidak lebih besar dengan ruangan yang ingin aku tempati nantinya
ini semua tentang belajar
dan aku berusaha untuk belajar dengan apa yang aku dapat karena MEREKA SENANTIASA MENGINGATKANKU TENTANG ARTI SYUKUR YANG SESUNGGUHNYA
TERSENYUM
selamat pagi :)
hari ini aku ingin menyapamu dengan senyuman,
membawayanka responmu saat melihat senyum yang aku berikan...
selamat pagi :)
hari ini aku menyapamu dengan senyuman
hujan menertawakanku karena setiap bangun sampai tidurku kamu berada disalah satu sisi otak dan pikiranku :)
selamat pagi
hari ini aku menyapamu dengan senyum
semoga pagi ini kita tersenyum menjalani dunia
walau kita jauh dari orang yang kita sayangi...
tapi ingat tetap kuat, karena kita tetap saling menguatkan :)
hari ini aku ingin menyapamu dengan senyuman,
membawayanka responmu saat melihat senyum yang aku berikan...
selamat pagi :)
hari ini aku menyapamu dengan senyuman
hujan menertawakanku karena setiap bangun sampai tidurku kamu berada disalah satu sisi otak dan pikiranku :)
selamat pagi
hari ini aku menyapamu dengan senyum
semoga pagi ini kita tersenyum menjalani dunia
walau kita jauh dari orang yang kita sayangi...
tapi ingat tetap kuat, karena kita tetap saling menguatkan :)
Langganan:
Postingan (Atom)