Selasa, 03 Maret 2015

Salam lima jari

Salam lima jari dari selatan
tatkala senyum hanya sebatas angan yang terangkai namun tak telihat oleh mata
sedang rindu yang mulai gemuruh akan badai pertemuan yang tak mesti ku ramalkan musimnya
aku bahkan tak sadar telah bertekuk salah pada pantai yang hanya menggambarkan ombak dan pasirnya sedang substansi lainnya terabaikan

senyum gelegak dan tawa beriring berirama
bersama berdua, bertiga dan berlima dari dasar hati
hanya salam lima jari dari selatan yang bisa kurangkaikan pada awan
agar lembutnya membelai rambut yang sudah mulai agak panjang
menyentuh segumpal daging pipi yang merekah tatkala senyum tersungging

aku bahkan berada diatara himpitan jarak
yang memaksa jari limaku yang lain untuk bungkam memeluk
hanya karena ketidak amananan kota langkahpun dipersempit
suara gemuruh yang hirup pikuk ditengah gemerlap malam perlahan meredup
salam lima jari dari selatan semoga barat dan utara serta timurmu berbahagia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar