Rabu, 07 September 2016

Ijab jangan terkabul

Tak seharusnya ada air mata untuk sosokmu besok
Tapi aku tidak dalam kesanggupanku untuk melepasmu,
Entah seberapa keras aku mencoba untuk ikhlas tetap saja, aku menyesali takdir Tuhan atas dirimu dan jalan yg dipilihkan untukmu
Aku masih berharap pada waktu yang tinggal sejengkal ini
Atas kuasa cinta yang memampukan kau berlari padaku meninggalkan garis itu
Sungguh pelukku masih mampu merangkul tubuhmu
Sebab aku adalah kamu dan cintamu
Berpalinglah padaku sekali lagi
Karena sungguh esok adalah hari terpedih bagiku
Mungkin kau akan mempesona tapi sayangnya itu bukan untukku
Dan maaf jika ikhlasku belum ku relakan untukmu
Aku yang menunggu sampai ijab belum terkabul untukmu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar